Penjelasan Singkat Tentang Statistika, Populasi dan Sampel - Kelas Mat – Be Smart Ya kelas Mat

Penjelasan Singkat Tentang Statistika, Populasi dan Sampel

Konten [Tampil]
Pada kesempatan kali ini, kelasmat.com akan menjelaskan materi matematika smp khususnya tentang statistika. Kenapa statistika menjadi penting dalam matematika, karena memang Konsep statistika ini sangat banyak digunakan dalam kehidupan kita sehari-hari, misalnya saja seperti uraian berikut ini.
Penjelasan Singkat Tentang Statistika, Populasi dan Sampel
Tabel berikut adalah gambaran pendidikan di Kabupaten Tabalong tahun 2005.
Penjelasan Singkat Tentang Statistika, Populasi dan Sampel
Berdasarkan tabel di atas, dapatkah kamu mencari mean dari jumlah guru dan siswa di tiap jenjang? Jika kamu menguasai konsep statistika, kamu akan dapat mengatasi kesulitan ini. Oleh karena itu, pelajarilah bab ini dengan baik. ok..

1. Pengertian Datum dan Data

Seorang guru ingin mengetahui berat badan dan tingkat kesehatan lima siswanya. Hasil pengukuran berat badan kelima siswa tersebut berturut-turut 42 kg, 45 kg, 40 kg, 50 kg, dan 44 kg. Adapun hasil pemeriksaan kesehatan terhadap kelima siswa tersebut berturut-turut baik, buruk, baik, baik, dan buruk.
Hasil pengukuran berat badan kelima siswa tersebut, yaitu 42 kg, 45 kg, 40 kg, 50 kg, dan 44 kg disebut fakta dalam bentuk angka, sedangkan hasil pemeriksaan kesehatan, yaitu baik dan buruk disebut fakta dalam bentuk kategori. Fakta dalam bentuk kategori yang lain, misalnya kurang, sedang, rusak, dan puas. Selanjutnya, fakta tunggal disebut datum, sedangkan kumpulan datum disebut data.
Sebagai Contoh untuk mempermudah membedakan mana datum dan mana data, perhatikan ilustrasi di bawah ini:
Hasil ulangan Matematika 10 siswa Kelas IX SMP Sei Niur Tahun 2019 adalah sebagai berikut:
Penjelasan Singkat Tentang Statistika, Populasi dan Sampel

Data tersebut terdiri atas 10 datum. Datum terbesar adalah 10, sedangkan datum terkecil adalah 5.

2. Pengertian Statistika, Populasi, dan Sampel

Selama tiga minggu, seorang pedagang pakaian jadi mencatat jumlah pakaian yang terjual. Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa penjualan pada minggu pertama sebanyak 100 kodi, minggu kedua sebanyak 105 kodi, dan minggu ketiga sebanyak 110 kodi. Pedagang tersebut memperkira kan penjualan pada minggu keempat sebanyak 115 kodi. Pedagang itu sebenarnya telah menggunakan statistika untuk menilai hasil pekerjaan di masa yang telah lewat dan membuat perkiraan hasil pekerjaan pada masa yang akan datang.
Jadi Apasih yang dimaksud dengan statistika?

Statistika adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara (Metode) pengumpulan data, pengolahan data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan data tersebut. Kadang-kadang, kesimpulan diambil tidak berdasarkan keseluruhan data, tetapi hanya sebagian (Sampel).
Misalkan, Pak Alan akan membeli 25 kg anggur. Sebelum membeli, ia cukup mengambil beberapa anggur secara acak dari setiap keranjang untuk dicicipi rasanya. Jika rasanya manis, Pak Alan akan menganggap bahwa anggur yang akan dibeli manis, kemudian segera membelinya. Anggur yang diambil Pak Alan untuk dicicipi merupakan sampel dari seluruh anggur yang ada dalam keranjang-keranjang itu, sedang kan seluruh anggur yang ada dalam keranjang-keranjang itu merupakan populasi.
Uraian tersebut menggambarkan pengertian populasi dan sampel, yaitu sebagai berikut.
Populasi adalah semua objek yang menjadi sasaran penga matan
Sedangkan sampel adalah bagian dari populasi yang diambil untuk dijadikan objek pengamatan langsung dan dijadikan dasar dalam penarikan kesimpulan mengenai populasi
Penjelasan Singkat Tentang Statistika, Populasi dan Sampel

3. Jenis Data dan Pengumpulan Data

Menurut sifatnya, data dibagi menjadi dua Jenis, yaitu:
  1. Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau bilangan.
    Data kuantitatif terbagi atas dua bagian, yaitu data cacahan dan data ukuran.
    a) Data cacahan (data diskrit) adalah data yang diperoleh dengan cara menghitung. Misalnya, data jumlah anak dalam keluarga.
    b) Data ukuran (data kontinu) adalah data yang diperoleh dengan cara mengukur. Misalnya, data tinggi badan siswa. Coba kamu cari lagi contoh data kontinu lainnya.
  2. Data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka atau bilangan.
    Misalnya, data warna dan mutu barang.

Sedangkan Cara untuk mengumpulkan data dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain wawancara, pengisian lembar pertanyaan (questionnaire), pengamatan (observation), dan mengolah atau menggunakan data yang sudah ada.

4. Pemeriksaan Data

Misalkan, seorang guru mencatat hasil ulangan Matematika seluruh siswanya. Sebelum mencari nilai rata-ratanya, ia perlu memeriksa untuk memastikan data yang diperolehnya tidak salah catat. Ia juga perlu memeriksa apakah ada nilai-nilai yang harus dibulatkan atau tidak. Kesalahan pencatatandan pembulatan data ini akan menyebabkan nilai rata-rata ulangan Matematika di kelas tersebut tidak sesuai dengan data yang sebenarnya.

5. Penyajian Data Statistik

Ada dua cara penyajian data yang sering dilakukan, yaitu:

a. daftar atau tabel;

Misalkan, hasil ulangan Matematika 10 siswa Kelas IX SMP Sei Niur disajikan dalam tabel berikut.
No. Nama Nilai
1 Ardian 8
2 Jeri 6
3 Mona 7
4 Nurhayati 5
5 Erwin 7
6 Okta 8
7 Safika 7
8 Restu 6
9 Parwindo 2
10 Anet 6

Untuk mengetahui berapa nilai ulangan yang diperoleh Mona, kamu harus membaca data tersebut satu per satu. Pada Tebel di atas terdiri dari 10 datum oleh karena itu kamu masih dapat mencarinya dengan mudah walaupun memerlukan waktu beberapa menit. Akan tetapi, bagaimana jika data yang ada terdiri dari 1.000 datum atau lebih? Oleh sebab itu biasanya data seperti itu disusun berdasarkan urutan abjad sehingga akan lebih memudahkan dalam mencarinya.

b. grafik atau diagram

ada 4 Cara Penyajian data menggunakan grafik atau diagram. Yaitu:

1. Piktogram

Salah satu cara yang sederhana dan jelas untuk menyajikan suatu data adalah dengan menggunakan piktogram, yaitu suatu bagan yang menampilkan data dengan menggunakan gambar-gambar.
Misalnya Banyak siswa di kabupaten Siak menurut tingkat sekolah pada tahun 2006 adalah sebagai berikut. SD sebanyak 10.000 siswa, SMP sebanyak 7.500 siswa, SMA sebanyak 5.000 siswa, dan SMK sebanyak 2.500 siswa. Gambarlah piktogram dari data tersebut.
Penyelesaian:
Misalkan, satu gambar orang mewakili 1.000 orang maka piktogram dari data tersebut tampak pada Gambar di bawah ini.
Penjelasan Singkat Tentang Statistika, Populasi dan Sampel

Namun, penyajian data menggunakan piktogram memiliki beberapa kekurangan. Salah satu kekurangan menyajikan data dengan piktogram adalah sulitnya membedakan setengah gambar dengan dua pertiga gambar. Oleh karena itu, penggunaan piktogram ini sangat terbatas.

2. Diagram Batang

Diagram batang merupakan salah satu bentuk diagram yang dapat digunakan untuk menyajikan data. Untuk menggambar diagram batang, diperlukan sumbu mendatar dan sumbu tegak yang berpotongan tegak lurus, seperti tampak pada gambar di bawah ini:
Penjelasan Singkat Tentang Statistika, Populasi dan Sampel

3. Diagram Garis

Diagram garis biasanya digunakan untuk menggambarkan keadaan yang berkesinambungan. Misalnya, jumlah penduduk tiap tahun, perkembangan berat badan bayi tiap bulan, suhu badan pasien tiap jam di rumah sakit, dan curah hujan di suatu daerah. Seperti halnya diagram batang, diagram garis pun memerlukan sistem sumbu datar dan sumbu tegak yang saling berpotongan tegak lurus. Pada umumnya, sumbu datar menunjukkan waktu, sedangkan sumbu tegak menunjuk kan data yang berubah menurut waktu. Contoh diagramnya seperti di bawah ini:
Penjelasan Singkat Tentang Statistika, Populasi dan Sampel

4. Diagram Lingkaran

penggunaan diagram lingkaran ini akan lebih jelas daripada menggunakan piktogram, terutama dalam membandingan suatu data terhadap keseluruhan datanya. Contoh diagram lingkaran diperlihatkan pada gambar di bawah ini:
Penjelasan Singkat Tentang Statistika, Populasi dan Sampel

Post a Comment

Previous Post Next Post